03
Mar
08

My Vacation.. (Jakarta to Palembang)

Assalamu’alaikum warohamtullahi Wabarokatuh

Alhamdulillah setelah liburan di Indonesia, selama 1 bulan lebih empat hari, akhirnya aku kembali menginjakkan kaki di negeri Formosa ini, hehehe.. Melalui perjuangan yang cukup berat dan lumayan membuat shock, aku bisa juga kembali ke “kabupaten” Tainan ini.. ehm.. mungkin aku bisa berbagi cerita sedikit ya mengenai kepulanganku ke Indonesia kemaren dan aktifitas apa saja yang aku lakukan..

Sesampainya di Bandara Soekarno Hatta, pada tanggal 18 Januari 2008, tepatnya pukul 20.30 WIB, aku langsung bergerak cepat mencari bis Damri yang akan mengantarkan ku ke kediaman kakakku di daerah Kemanggisan Raya, Jakarta Barat, padahal barang yang ku bawa lumayan berat nih, mulai dari tas punggung, travel bag besar sampe tas jinjing, pokoknya ada 4 tas deh yang harus aku bawa dengan segenap kekuatan tanganku ini, hehehe.. Kebetulan kakakku nggak bisa menjemput, karena suaminya, Mas Joni sedang dinas luar, jadi ya?? willy nilly aku harus berusaha sendirian… taksi?? Ah.. jauh dari otakku deh untuk coba-coba naik taksi, 120 ribu kan lumayan juga untuk mahasiswa seperti aku yang sangat butuh duit ini, hehehe..Sementara jika aku naik Damri hanya bayar 15.000, trus naik ojek butuh 10.000,- so mendingan bersusah-susah dikit dong, ketimbang kehilangan 75.000 (hahaha.. mental mahasiswa banged ya sekarang ini)..

Alhamdulillah, bisnya datang juga, kuletakkan semua tas-tasku sembari merebahkan tubuh di kursi, benar-benar gembira rasanya bisa menghirup udara Jakarta.. Sekitar pukul 22.00, kuhentikan bis tepat di depan komplek pertokoan Slipi Jaya… Setelah menurunkan semua barang, kucari salah satu ojek yang mangkal di sana… “Kemanggisan Bang” ujarku… 15 menit kemudian aku sudah muncul di depan rumah kakakku…

Ehm.. kog sepi ya?? ku ketuk pintu beberapa kali, tampaknya Kak Imel dan Daffa (keponakanku) sudah tidur semua.. Ku panggil nomor HP Kak Imel, Alhamdulillah dia pun segera bergegas membukakan pintu…

Kusambut tanggannya dan kamipun cipika cipiki (eits, bukan porno lho?? Tapi ini memang sudah jadi adat keluarga, jikalau bertemu saudara sekandung pasti cipika-cipiki, hehehe)

Setelah mandi, aku langsung menikmati masakan Kak Imel.. ehm.. Indonesia banged rasanya.. uenak reeekkkkk… perlu diketahui ni, Kak Imel ini memiliki bakat masak yang turun dari Mamiku.. ditangannya, semua masakan pasti enak.. itulah makanya Mas Joni kesengsem dengan dia, hahahaha..

Sekitar jam 1 aku masuk kamar pengen liat keponakanku tercinta Daffa, yang saat ini sudah menginjak usia 2 tahun 5 bulan.. Subhanallah, ternyata dia udah gede dan tinggi banged, keturunan Ayahnya ni?? Mas Joni memang perawakannya tinggi, makanya dia jadi atlit voli dulunya.. eh, sampe sekarang deng.. (piss deh mas kalo baca, hehehe)

Yeeeehhh… karena denger suara-suara ribut-ribut, Daffa akhirya terbangun juga, tapi dia nggak mau membuka matanya, ketika aku tanyapun dia masih nggak mau bicara, akhirnya aku kebelakang untuk ambil wudhu, sayup-sayup ketika melewati kamar aku denger Daffa bilang, “Bu Papa Ion ke kamar mandi ya?? (catatan: papa Ion adalah panggilan semua keponakanku kepadaku, panggilan ini sengaja dibuat, agar semua keponakanku merasa aku juga adalah bapaknya mereka).. Segera aku masuk ke kamar, tapi dia langsung menutup matanya dan menoleh ketempat lain, hehehehe.. aku tau Daffa sekarang sudah mengerti arti rasa malu.. oke lah ku maklumi saja. Aku yakin besok pagi dia sudah bergelayutan di badanku, hehehehe…

Kurebahkan badan, akupun tertidur… Alhamdulillah, udara pagi benar-benar mennyejukkan… Pagi ini, akupun harus segera meuju bandara, karena hari ini, Mami akan mendarat di Soekarno Hatta, beliau baru saja dari pulang dari Tanah Suci, menunaikan rukun Islam yang kelima, kebetulan beliau mendapatkan embarkasi Sulawesi Selatan, karena memang yang mengurusi keberangkatan beliau adalah Kak Ian, kakku yang pertama..

Setelah sampai di bandara jam 9.00 pagi, aku menunggu di bagian kedatangan.. Alhamdulillah, pesawat Mami mendarat juga.. Sekitar 30 menit kemudian, kulihat Mami berjalan menuju pintu keluar, ku peluk dan kucium wanita berusia 64 tahun yang sudah melahirkan dan membesarkan ku dengan segenap kasih sayang ini.. sedih, bahagia, haru.. setelah sekian lama aku nggak bertemu beliau..

pict0086.jpg

Dengan menyewa taksi seharga 120.000,- aku dan Mami menuju ke rumah Kak Imel… Finally sampe juga nih, hehehehe… Ketika membuka pintu, kulihat Daffa sudah tersenyum manis dan bertanya kepadaku ”Papa Ion jemput Oma ya di bandara??” Sontak aku bilang, ”Iya Nak?? Daffa mau ketemu Oma nggak?? Mami yang sedang melepas sepatu langsung berteriak kecil, ”Ini Oma Daffa…”… Bahagia sekali melihat Daffa memeluk Oma-nya tercinta.. Anak yang satu ini memang sangat aktif, baik dalam beraktifitas fisik maupun kegemarannya berceloteh… tapi yang paling lucu sekaligus mengharukan, kalau dia sedang meminta maaf kepada siapapun, jikalau dia merasa melakukan perbuatan yang salah… Maaf ya Bu ya?? Bu ya?? Maaf ya?? Sambil bergaya sedih.. Hahahaha.. kadang aku geli sendiri mendengarnya, sekaligus bangga Kak Imel bisa mendidik anaknya sedemikian rupa.. Papa Ion, maaf ya???… maaf ya Papa Ion?? Hihihihi… Daffa Daffa… Miss you, Nak??? I felt like… meeting si Oneng in Bajaj Bajuri, hahaha..

dsc00111.jpg



0 Responses to “My Vacation.. (Jakarta to Palembang)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: